Ragam Tulisan Jurnalistik

RAGAM TULISAN JURNALISTIK

Tulisan jurnalistik terdiri dari dua bagian besar, yakni news dan opini.

NEWS

News terdiri dari straight news, features, depth news, dan investigative news.

                  Straight news merupakan bentuk tulisan jurnalistik yang bersifat terkini. Artinya, peristiwa yang dicantumkan dalam tipe berita ini adalah peristiwa yang baru saja terjadi. Segala informasi yang disampaikan di dalamnya adalah informasi apa adanya yang berasal dari pengamatan di lapangan maupun wawancara di lapangan.

Features merupakan bentuk tulisan jurnalistik yang sifatnya lebih menyentuh hal-hal yang manusiawi. Peristiwa yang diungkapkan tak perlu terkini, melainkan memiliki nilai human interest yang tinggi. Keunikan serta hal-hal menarik biasanya menjadi sumber utama dalam penulisan features. Banyak peristiwa hard news bisa diambil satu sisi hingga menjadi tulisan features. Misalnya, saat terjadi tsunami di Kepulauan Malawi. Sebelumnya banyak orang tidak mengenal negara pulau ini. Namun, ketika tsunami terjadi, sebuah tulisan ringan tentang keindahan negara pulau ini pun diangkat dalam media. Contoh lain lagi, berita tentang contekan massal di SD Negeri Gadel Surabaya diikuti dengan berita tentang profil Ny. Siami dan keluarganya sebagai pelapor contekan massal.

Tulisan features biasanya dipergunakan untuk menyampaikan berita mengenai peristiwa yang telah lama terjadi[1]. Namun, biasanya dikaitkan dengan momentum. Misalnya, peristiwa G30S PKI. Media cetak bisa saja menurunkan kisah tentang anak-anak para pahlawan revolusi. Atau, juga kisah tentang lokasi Lubang Buaya.

                  Depth news sebuah bentuk tulisan berita yang diperdalam dari peristiwa awal yang diberitakan. Contohnya, bencana meletusnya Gunung Merapi tidak hanya dipandang dari sudut bencana alam saja, melainkan juga diperdalam dari kondisi geofisika dan geografis dari situasi di sekitar Gunung Merapi. Tulisan ini ada kalanya bersifat analitis, berisi olahan grafis bahkan hasil riset dokumentasi dari berita atau tulisan terdahulu.

Peristiwa jatuhnya pesawat Merpati di Teluk Kaimana melahirkan tulisan depth news yang memberitakan perihal kondisi pesawat komersial yang dimiliki oleh Indonesia saat ini.

                  Investigative news merupakan bentuk tulisan berita sebagai hasil dari penyelidikan. Biasanya informasi yang disampaikan terkait dengan masyarakat awam namun informasi tersebut ditutupi oleh penguasa atau sumber yang terkait dengan informasi yang disampaikan. Di Indonesia, bentuk tulisan seperti ini masih jarang dilakukan karena keterbatasan dana dan karena jurnalis tidak terbiasa melakukan hal ini lantaran tidak didukung oleh perusahaan media tempatnya bernaung. Akibatnya, jurnalisme di tanah air jadi tampak ’pengecut’

Ada juga yang disebut follow news yakni bentuk tulisan berita yang memiliki kaitan dengan pemberitaan awal. Misalnya, peristiwa dugaan korupsi yang dilakukan oleh Angelina Sondakh, salah seorang anggota DPR dari Partai Demokrat, maka pada hari berikutnya, dimuat atau ditayangkan hasil wawancara dengan Angelina Sondakh. Pada hari berikutnya lagi, dimuat atau ditayangkan hasil wawancara dengan pihak terkait lainnya.

 

OPINI

Meskipun disebut opini, namun sebagai karya jurnalistik, tulisan opini ini pun tetap masih terkait dengan fakta dan data-data yang ada sehubungan dengan sebuah peristiwa atau informasi. Artinya, semua tulisan opini dalam karya jurnalistik, bukanlah opini semata-mata, melainkan memiliki dasar fakta dan data.

Tulisan berbentuk opini pada media massa (khususnya media cetak) bisa terdiri dari tajuk rencana, surat pembaca, kolom, dan artikel. Resensi juga dimasukkan dalam tulisan opini.

Tajuk rencana merupakan tulisan yang merupakan sikap dari redaksi sebuah media terhadap peristiwa yang terjadi. Tulisannya merupakan perpaduan antara fakta yang ada dan opini dari penulis. Jika kita ingin melihat ideologi atau sikap apa yang dibawa oleh sebuah media dalam menyikapi sebuah peristiwa, maka tajuk rencana merupakan tulisan jurnalistik yang dapat menunjukkan rambu-rambunya.

Selain itu, tajuk rencana juga menjadi sarana kontrol sosial dari media terhadap pemerintah atau lembaga apa pun yang terkait dengan pemberitaan. Landau (1975) dalam Suhandang[2] menyatakan tajuk rencana merupakan karangan atau komentar pada majalah, suratkabar, radio, televisi yang isinya menyatakan opini redaksi, penerbit atau manajemennya.

Surat pembaca disampaikan oleh masyarakat kepada institusi pemerintahan maupun kepada bagian dari masyarakat yang lain supaya mendapat perhatian dari pihak-pihak terkait melalui media massa. Biasanya berisi complain atau bisa juga dukungan. Yang pasti, isinya adalah opini dari pembaca terkait sesuatu hal, bisanya perihal layanan publik.

Kolom ditulis oleh para ahli dalam bidang tertentu yang berisi opini terkait dengan sebuah peristiwa yang terjadi. Biasanya tulisan ini bersifat perenungan. Penulis mengajak pembaca untuk menertawakan atau bersedih sebuah kejadian, dan untuk memikirkan apa yang harus dilakukan terkait kejadian itu.

Artikel adalah tulisan berbentuk opini yang dituliskan oleh orang awam maupun ahli dari sebuah peristiwa yang bersangkutan. Meski tulisan ini berbentuk opini, tidak berarti tidak ada data yang disampaikan dalam tulisan ini. Jadi, artikel akan menjadi kaya bila ada opini namun juga bila ditambah data.

Resensi merupakan sebuah ragam tulisan yang dikaitkan dengan penilaian sebuah buku, film ataupun musik. Melalukan resensi berarti memberikan pertimbangan terhadap sebuah buku, film maupun musik. Dengan membaca resensi, maka orang lain dapat memahami alur sebuah buku, film maupun konser musik. Seorang yang menulis resensi seharusnya memiliki pengetahuan tentang bidang yang diresensinya itu.


[1] Suhandang, Kustadi. 2004. Pengantar Jurnalistik, Seputar Organisasi, Produk dan Kode Etik. Bandung : Penerbit Nuansa, hal. 110

[2] Suhandang, Kustadi. 2004. Pengantar Jurnalistik, Seputar Organisasi, Produk dan Kode Etik. Bandung : Penerbit Nuansa, hal. 151

About fannylesmana4communication

I'm a special and simple person. Reading is my habit that I always do in every single time that I have... Novel is the one I love. That's I want to share in this blog is just a little bit that I have known about communication (and journalism also).
This entry was posted in Jurnalistik Dasar. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s